Lorong Seratus Hari

Lorong Seratus Hari


"Lorong alami berbentuk huru S. Lima belas menit saja untuk menyusurinya dari ujung ke ujung. Tapi kalau kamu percaya, lorong itu secara ajaib bisa bercabang banyak, seperti labirin. Kamu bisa tersesat di dalamnya selama seratus hari."

 

Beno bertubuh lentur dan jagoan akrobat. Dulu, bakatnya pernah dimanfaatkan si Muka Pucat untuk menjarah rumah orang. Setelah masa-masa sulit itu, kini Beno hidup tenang bersama Paman Radi membuka bengkel.

Namun lima tahun berselang, Muka Pucat yang mestinya dipenjara, tiba-tiba muncul lagi. Ia mengancam Beno dan Paman Radi agar kembali bergabung dalam aksinya.

Dalam kawalan ketat penjahat, Beno berusaha mencari bantuan orang-orang terdekat. Apakah mereka akan percaya ceritanya? Apakah mereka akan bertindak?Pencurian dan penyanderaan kemudian berlangsung seperti adegan film. Tapi ini bukan film, ini benar-benar terjadi pada Beno. Dalam cengkeraman Muka Pucat, Beno berpikir dan bertindak cepat. Ia lari ke Lorong Seratus Hari.

Go, Keo! No, Noaki! : Dobel Kacau

Go, Keo! No, Noaki! : Dobel Kacau

..more..

Nathan - Sang Penjelajah Mimpi

Nathan - Sang Penjelajah Mimpi

..more..

Petualangan Dera

Petualangan Dera

..more..

Merebut Kembali Candi Dewa

Merebut Kembali Candi Dewa

..more..

Keo&Noaki di Frankfurt: Oh, Cheshire!

Keo&Noaki di Frankfurt: Oh, Cheshire!

..more..

Bentuk Kesukaanku

Bentuk Kesukaanku

..more..