Shattering Glass

Novel ini dibuka dengan:

Simon Glass was easy to hate. I never knew exactly why, there was too much to pick from. I guess, really, we each hated him for a different reason, but we didn't realize it until the day we killed him.

Sungguh luar biasa untuk sebuat novel debutan. Klimaks diletakkan di awal. Itulah endingnya, selesai. Tapi tidak, penulis justru membuat pembaca enggan meletakkan buku sampai halaman terakhir.

Semula kupikir ceritanya sangat Amerika. Remaja-remaja highschool yang membentuk klik dan "ngerjain" si nerdy yang kurang beruntung. Hanya ada di film-film remaja sana. Tapi, lihat sinetron remaja Indonesia sekarang, membuatku berpikir cerita dalam buku ini bisa juga terjadi di sini.


Fun Stuff

If Not About Books

Inspiration

Short Stories

Spin-Off

Writing for Kids



Kreativitas Ada dalam Diri Kita: Bangunkan!

Kreativitas Ada dalam Diri Kita: Bangunkan!

..more..

Memberi Hadiah kepada Guru Anak-Anak Kita, Bolehkah?

Memberi Hadiah kepada Guru Anak-Anak Kita, Bolehkah?

..more..

Pelajaran Unik dan Indah di Angkot

Pelajaran Unik dan Indah di Angkot

..more..