Ryvafie Damani 2002-2008

Ryvafie Damani


Ry-Da = Ary Nilandari (arynsis)
Va-Man = Eva Y. Nukman (vayenukman)

Fie-Ni = Sofie Dewayani (dialogkecil)

2002 : Bergabung menulis Misteri Elang Perak, novel petualangan untuk anak.

2002 : Sofie melanjutkan studi ke AS
2003 : Buku terbit
2003 : Eva menyusul pergi untuk menetap di Jerman


Apa boleh buat, kesibukan masing-masing membuat proyek bersama ini agak terbengkalai. Tidak sama sekali dilupakan sih. Kami masih chatting dan ber-email ria untuk mencoba membuat draf buku kedua dan memperbaiki outline seluruh tetralogi. Tapi akhirnya kami menyerah, sulit sekali menulis bersama jarak jauh. Buku pertama lahir dengan mulus karena ketiganya hadir in person, apalagi ditambah camilan. Hehehe.

17 Juli 2008 : Reuni Ryvafie untuk pertama kalinya sejak 2002.

 
(kami bertemu terakhir di BMC, Bandung, September 2002, dalam rangka mengkaji draft terakhir EP sambil melepas kepergian Fie ke Urbana, IL). 


 
 
 
Selama ini kami sering mendengar komentar: "Kok bisa sih menulis bertiga tapi buku yang dihasilkan solid bagaikan ditulis satu orang?"

Jawabannya kira-kira:
  • Karena kami sama-sama ibu-ibu beranak 3 (walaupun Ry baru menyamakan skor pada tahun 2005.)
  • Sama-sama tinggal di Cimahi (ngaruh nggak ya?)
  • Sama-sama kuliah di tempat yang sama dan mendapatkan suami masing-masing dari kampus yang sama (lha k
    ok? maksa ya)
  • Sama-sama concern dengan pendidikan, bacaan, mainan, dan tontonan anak.
  • Punya visi-misi yang kurang lebih sama dalam semua hal di atas.
  • Berkarier di bidang yang sama: menerjemahkan, menulis, menyunting
  • Suka membaca dan menggandrungi buku-buku yang nyaris sejenis
  • Suka ngemil. Ngumpul dan makan, itu syarat agar menulis lancar. Kebayanglah kenapa jadi vakum setelah kami terpisah di 3 benua.
  • Kami punya banyak perbedaan juga dalam gaya menulis, justru ini dimanfaatkan untuk memperkaya buku. Tapi tetap kami bertiga bertindak sebagai editor pula bagi yang lain, agar perbedaan itu tidak menimbulkan gap terlalu jauh.


Proses menulis bertiga:
 

  1. Brainstorming (ini yang paling lama)
  2. Pilah-pilih ide
  3. Pemetaan big picture (tetralogi)
  4. Pembuatan outline
  5. Penyusunan dan Pengajuan proposal ke penerbit
  6. Presentasi di penerbit, setelah dioke-in mulailah proses menulis.
  7. Pembagian tugas menulis per bab (Misalnya Ry bab 1, Va bab 2, Fie bab 3, dst.)
  8. Penyuntingan (Ry menyunting Va-fie. Va menyunting Ry-fie, dst.
  9. Pengkajian draft
  10. Editing menyeluruh (setelah mendapatkan masukan dari penerbit)


Nah, ceritanya kami bertemu lagi, melepas kangen, membicarakan banyak hal. Terutama proyek lama (melanjutkan EP?) dan mungkin proyek-proyek baru (....overwhelmingly so much in our minds...banyak tawaran dari penerbit-penerbit juga...hehehe jadi geer.)

Obrolan awalnya di sebuah warung martabak itali, terus pindah ke rumah Fie. Di sana Ry mendapatkan hadiah tak terduga dari Fie: Sekardus buku! Bener-bener kardus besar... berat euy nggotongnya dari rumah ke bagasi. Isinya banyak buku anak, dan novel-novel untuk ibunya. Wow. Wow. Sampe berkali-kali nanya, "Beneren nih Fie? Semuanya?"
"Iya. Semuanya. Bawa aja."

Va cuma ngambil buku sedikit di antaranya, karena katanya masih nunggu kontainer dari Jerman yang isinya juga banyak buku. Walah. 

Bener-bener happy deh. Oleh-oleh buku adalah yang terbaik dari segala macam oleh-oleh!
Thanks Va-Fie. 

Ini jurnal versi Va

___________________________________
ket. posisi di foto tidak selalu menurut nama

 


Fun Stuff

If Not About Books

Inspiration

Short Stories

Spin-Off

Writing for Kids



Kreativitas Ada dalam Diri Kita: Bangunkan!

Kreativitas Ada dalam Diri Kita: Bangunkan!

..more..

Memberi Hadiah kepada Guru Anak-Anak Kita, Bolehkah?

Memberi Hadiah kepada Guru Anak-Anak Kita, Bolehkah?

..more..

Pelajaran Unik dan Indah di Angkot

Pelajaran Unik dan Indah di Angkot

..more..