[Cernak 100 Kata] EKOR AJAIB TINO

EKOR AJAIB TINO


Tino tidak mau menjadi anak biasa-biasa saja. Dikaitkannya ekor di bagian belakang celana, jadilah dia apa pun yang disukainya. Dengan kemoceng, dia menjadi sigung. Dengan ranting berdaun, dia menjadi merak. Tali pramuka Kak Dea menjadikannya tikus.

Berhari-hari Tino menjadi tikus. Ekornya berjuntai mengikuti ke manapun dia pergi. Ketika ekornya basah dan kotor, dia tinggal melepasnya. Tapi kenapa Kak Dea uring-uringan? Asyik kan punya ekor yang bisa dilepas? Tikus saja tidak bisa begitu.

Lalu Tino memasang ekor baru. Entah menjadi apa dia sekarang, Tino tidak mengumumkan. Dia terburu-buru menemui teman-teman di luar. Bunda mengangkat jemuran sambil terheran-heran. Mana kerudung birunya?

________________________
copyright Ary Nilandari
365 Kisah Mencerdaskan untuk Ananda

image dari sini


Fun Stuff

If Not About Books

Inspiration

Interviews

Short Stories

Spin-Off

Writing Craft



Making Space for the Marginalized.

Making Space for the Marginalized.

..more..

Show and Tell : Culture and Tradition in Children's Books

Show and Tell : Culture and Tradition in Children's Books

..more..

FBF2016/Session 01/Special Event: Darkness in Children's Stories

FBF2016/Session 01/Special Event: Darkness in Children's Stories

..more..